Tuesday, 10 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perak Terbang, Sinyal Apa di Balik Ini
Thursday, 11 December 2025 10:38 WIB | MARKET ANALYSIS |

Perak mencetak rekor tertinggi baru hari ini setelah pasar makin yakin pada tren pemangkasan suku bunga The Fed dan pelemahan dolar AS. Imbal hasil aset berbunga turun, sehingga investor banyak mengalihkan dana ke logam mulia, dan perak ikut "ngegas" bareng emas. Ditambah lagi, perak dilirik bukan cuma sebagai aset lindung nilai, tapi juga karena perannya yang besar di sektor industri seperti panel surya, kendaraan listrik, dan elektronik.

Meski begitu, lonjakan tajam ke level all time high ini juga bikin risiko koreksi makin besar. Jika nanti data ekonomi mengecewakan atau The Fed memberi sinyal jeda pelonggaran yang lebih lama, aksi profit taking bisa kapan saja muncul. Untuk sementara, selama dolar masih cenderung melemah dan narasi pelonggaran suku bunga jalan terus, fundamental masih berpihak pada perak-tapi trader tetap perlu waspada, jangan FOMO tanpa rencana. (az)
Harga Perak pada saat analisis ini di rilis berada di level $ 61.825

Disclaimer
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Perak Sesi Eropa Kemana?...
Friday, 9 January 2026 15:55 WIB

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...

Emas Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian Pasar...
Thursday, 8 January 2026 17:19 WIB

Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...

Perak Kembali Menggila? $78 Menjadi Perebutan Kekuasaan!...
Thursday, 8 January 2026 10:21 WIB

Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...

Jelang Data AS, Emas Berbalik Turun...
Wednesday, 7 January 2026 19:41 WIB

Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...

Brent Melemah di Tengah Lonjakan Pasokan Global...
Wednesday, 7 January 2026 10:39 WIB

Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...

LATEST NEWS
Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...

Saham Hong Kong Ngebut Di Awal Pekan

Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...

POPULAR NEWS